Thursday, November 3, 2011

Penduduk, Masyarakat dan kebudayaan



Penduduk masyarakat dan kebudayaan adalah konsep-konsep yang pertautannya satu sama lain sangat berdekatan. Bermukimnya penduduk dalam suatu wilayah tertentu dalam waktu yang tertentu pula, memungkinkan untuk terbentuknya masyarakat di wilayah tersebut. Ini berarti masyarakat akan terbentuk bila ada penduduknya sehinggat idak mungkin akan ada masyarakat tanpa penduduk, masyarakat terbentuk karena penduduk. Sudah barang tentu penduduk disini yang dimaksud adalah kelompok manusia, bukan penduduk/populasi dalam pengertian umum yang mengandung arti kelompok organisme yang sejenis yang hidup dan berkembang biak pada suatu daerah tertentu.
Demikian pula hubungan antara masyarakat dan kebudayaan, ini merupakan dwi tunggal, hubungan dua yang satu dalam arti bahwa kebudayaan merukan hasil dari suatu masyarakat, kebudayaan hanya akan bisa lahir, tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Tetapi juga sebaliknya tidak ada suatu masyarakat yang tidak didukung oleh kebudayaan. Hubungan antara masyarakat dan kebudayaan  inipun merupakan juga hubungan yang saling menentukan.

PENDUDUK DAN PERMASALAHANNYA
Orang yang pertama mengemukakan teori mengenai penduduk ialah “Thomas Robert Malthus. Dalam edisi pertamanya “Essay Population “ tahun 1798. Malthus mengemukakan adanya dua persoalan pokok, yaitu bahwa bahan makanan adalah penting utnuk kehidupan manusia dan nafsu manusia tidak dapat ditahan. Disamping itu ada juga yang berpendapat bahwa manusia itu dalam kehidupannya terkait dengan alam atau daerah dimana mereka hidup. Oleh karena itu penduduk dunia itu bertambah karena kelahiran lebih besar dari kematian, sehingga tingkat kelahiran lebih besar dari tingkat kematian. 

DINAMIKA PENDUDUK
  1. Dinamika penduduk menunjukkan adanya factor perubahan dalam hal jumlah penduduk yang disebabkan oleh adanya pertumbuhan penduduk. Penduduk bertambah tidak lain karena adanya unsurr lahir, mati, datang dan pergi dari penduduk itu sendiri.
  2. Faktor kedua mempengaruhi pertumbuhan penduduk ialah mortalitas atau tingkat kematian secara kasar disebut Crude Date Rate (CDR), yaitu jumlah kematian pertahun perseribu penduduk.
KOMPOSISI PENDUDUK
Berdasarkan komposisinya piramida penduduk dibedakan atas :
  • Penduduk muda yaitu penduduk dalam pertumbuhan, alasannya lebih besar dan ujungnya runcing, jumlah kelahiran lebih besar dari jumlah kematian
  • Bentuk piramida stasioner, disini keadaan penduduk usia muda, usia dewasa dan lanjut usia seimbang, pyramid penduduk stasioner ini merupakan idealnya keadaan penduduk suatu Negara
  • Piramida penduduk tua, yaitu piramida pendduk yang menggambarkan penduduk dalam kemunduran, pyramid ini menunjukkan bahwa penduduk usia muda jumlanya lebih kecil dibandingkan dengan penduduk dewasa, hal ini menjadi masalah karena jika ini berjalan terus menerus memungkinkan penduduk akan menjadi musnah karena kehabisan. Disini angka kelahiran lebih kecil dibandingkan angka kematian
PERKEMBANGAN DAN PERUBAHAN KEBUDAYAAN
Kebudayaan yang umumnya diperinci menjadi 7 unsur yaitu :
  1. unsur religi
  2. sistem kemasyarakatan
  3. sistem peralatan
  4. sistem mata pencaharian hidup
  5. sistem bahasa
  6. sistem pengetahuan
  7. seni
PRANATA SOSIAL DAN INSTITUSIONALISASI
Untuk menjaga agar hubungan antar anggota masyarakat dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan, maka didalam masyarakat dibedakan adanya : cara atau “usage” kelaziman (kebiasaan) atau “folkways”; tata kelakuan atau “mores”, dan adapt istiadat “costom”. Disamping norma-norma yang tidak tertulis dan bersifat informal ini, ada juga norma yang sengaja diciptakan secara formal dalam bentuk peraturan – peraturan hukum. Setiap norma, baik usage, folkways,costom ataupun peraturan hokum yang tertulis, mengikat setiap anggota untuk mematuhinya, hanya saja kekuatan pengikatnya berbeda.

Dr. Koentjaraningrat  membagi lembaga sosial/pranata-pranata kemasyarakatan menjadi 8 macam  yaitu :
  1. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan kehidupan kekerabatan atau domestic institutions
  2. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mata pencaharian hidup ( economic institutions)
  3. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah manusia (scientific institution)
  4. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan pendidikan (educational institutions)
  5. Pranata yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ilmiah, menyatakan rasa keindahan dan rekreasi (aesthetic anda recreational institutions)
  6. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk berhubungan dengan Tuhan atau alam gaib (religius institutions)
  7. Pranata yang bertujuan memenuhi kebutuhan manusia untuk mengatur kehidupan berkelompok atau bernegara (political institutios)
  8. Pranata yang bertujuan mengurus kebutuhan jasmaniah manusia (cosmetic institutions)

Wednesday, November 2, 2011

Gara-gara Salah Klik ..!!

oke ini sebenernya agak absurd!!!!
http://www.emocutez.com

jadi gini ceritanya , berawal dari sebuah tugas kuliah yang seabreg ihh ampun deh kerja ia kuliah juga ia,, hemmm konsekuensi yang harus di ambil ya gitu apa boleh buat. ok langsung ke intinya aja..

kan gue dapet tugas yang wajib di apload ke blog nah satu-satunya blog yang gw punya ya ini, setelah sekian lammmaaa ooohh akuu menunggguuu ....
[lohhh kok jadi nyanyi lagu ridho roma ya oke lupain aja itu ga penting]

setelah lama ga buka blog,, baruuusssaan aja gw buka blog gw __ curi - curi waktu jam kerja sih , hehehe  

Pas gw lagi asik liat - liat blog gue yang {lo tau kan isi nya kebanyakan tugas} hufftt... tiba- tiba ada salah satu temen kerja dateng dan ngasi NOTE ke gw dan harus dikerjain saat itu juga , kelabakan deh tuh gue main asal klik aja apa yg di depan layar ,,,
jengg jjeeennnng gw salah klik ga tau nya yg gw klik bukannya logout malahan share on twitter OMG
terbongkarlah aib gw di twitter yang secara ga langsung temen-temen gw bbm hahhhh itu blog lo sha mereka tertawa dengan jumawa ,,,

ini lah kelakuannnnn sahabat gue

  ini punya si mecin tertawa dengan puas diaaaa (>.<)
oke yang ini punya si ade tega banget muka gw di bilang ayam

oke sekian curhatan gw tentang kejadian barusan.... awasss aja lu yaaa semuaa

Saturday, April 9, 2011

MANUSIA DAN HARAPAN



A. PENGERTIAN HARAPAN
  •  Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi.
  •  Arti harapan adalah sesuatu yang diinginkan dapat terjadi dengan demikian harapan itu menyangkut masa depan.
Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu :
  •  Keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud.
  •  Pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
B. APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN 

Manusia setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup ditengah suatu keluarga atau anggota mayarakat lainnya.
  • Dorongan kodrat
  1. Kodrat ialah sifat atau keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia diciptakan Tuhan. Misalnya: menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya.
  2. Kodrat juga terdapat pada binatang dan tumbuh-tumbuhan karena binatang dan tumbuh-tumbuhan perlu makan dan minum.
  3. Manusia dan kodratnya dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk.
  4. Dengan kodrat manusia mempunyai harapan
  •  DORONGAN KEBUTUHAN HIDUP
Kebutuhan manusia terdiri dari :
  1. Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang kita butuhkan dalam keseharian kita. Misalnya: makan, minum, pakaian, rumah dan lain-lain.
  2. Kebutuhan Rohani adalah kebutuhan batin manusia yang hanya dapat dipenuhi. Misalnya agama, ketenangan jiwa.
Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manusia itu adalah:
  • Kelangsungan hidup (survival)
Manusia memiliki tiga kebutuhan pokok yaitu:
1. Sandang adalah kebutuhan manusia yang berguna untuk melindungi dirinya seperti pakaian, dan lainnya.
2. Pangan adalah kebutuhan manusia meliputi kebutuhan sehari-hari seperti makan minum dan sebagainya.
3. Papan adalah kebutuhan hidup manusia untuk berlindung setiap harinya contohnya rumah.
  • Keamanan (safety)
Setiap orang membutuhkan keamanan, karena rasa aman tidak harus diwujudkan dengan perlindungan. Rasa aman dapat diwujudkan oleh AGAMA karena itu merupakan benteng manusia dalam menjalani hidup.
 Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
Bila sudah pada saatnya manusia pasti ingin mengerti maksud dicintai dan mencintai, biasanya ini terjadi pada anak menginjak usia remaja.
 Diakui lingkungan (status)
Status adalah harga diri yang dimiliki oleh setiap orang yang telah melekat pada dirinya. Contohnya: bila ada orang yang berprestasi maka orang itu mempunyai status lebih tinggi dari orang sekitarnya.
  • Perwujudan cita-cita (self actualization)
Setiap manusia sesuai dengan keahliannya mewujudkan cita-citanya yang juga dapat mengembangkan bakat atau kepandaian.


C. KEPERCAYAAN

Kepercayaan berasal dari kata percaya, yang artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kebenaran yang dapat diwahyukan artinya diberitahukan oleh Tuhan langsung ataupun tak langsung kepada manusia. Contohnya : kepercayaan terhadap tugas yang dibebankan kepada seseorang.

Kebenaran menurut Dr.Yuyun Sumantri dalam bukunya Filsafat Ilmu :
1. Teori atau teori konsistensi, yaitu suatu pernyataan yang dianggap benar bila pernyataan itu bersifat koherensi atau konsisten
2. Teori korespondensi, yaitu suatu teori yang menjalankan bahwa suatu pernyataan benar dan juga berhubungan dengan obyek yang dituju
3. Teori Pragmatis, yaitu kebenaran yang diukur dengan kriteria apakah peryataan tersebut bersifat fungsional dalam kehidupan praktis

D. BERBAGAI KEPERCAYAAN DAN USAHA MENINGKATKANNYA

Kepercayaan dapat di bedakan menjadi:
  • Kepercayaan kepada diri sendiri : Ini ditanamkan pada diri manusia yang memang harus di teguhkan di hati.
  • Kepercayaan kepada orang lain : Ini merupakan kepercayaan terhadap saudara atau orang di sekitar kita.
  • Kepercayaan kepada pemerintah : Pandangan demokratis adalah KEDAULATAN DITANGAN RAKYAT.
  • Kepercayaan kepada Tuhan : Kepercayaan ini amat penting karena merupakan tali penghubung yang mengalirkan daya kekuatannya.
  • Usaha manusia untuk mendekatkan diri kepada Tuhan, yaitu:
  • Meningkatkan ketaqwaan kita dengan jalan meningkatkan ibadah.
  • Meningkatkan pengabdian kita kepada masyarakat.
  • Meningkatkan kecintaan kepada sesama manusia dengan jalan suka menolong, dermawan dan sebagainya.
  • Mengurangi nafsu untuk mengumpulkan harta yang berlebihan.
  • Menekan perasaan negatif seperti iri, dengki fitnah, dan sebagainya.