Wednesday, April 21, 2010

SOP (STANDARD OPERATING PROCEDURE)

SOP (STANDARD OPERATING PROCEDURE)
POST AUDIT
INSPEKTORAT BIDANG KINERJA KELEMBAGAAN







































SOP (STANDART OPERASIONAL PROSEDUR)
Keterangan Bagan SOP Post Audit:
1. Survey Pendahuluan
Survey pendahuluan untuk kegiatan post audit kajian TA 2007 meliputi kegiatan :
1) Teknik pengumpulan informasi dasar tentang Obrik
2) Penyusunan Form 1 dan Form 2
Penyusunan Form 1 dan Form 2 ini dimaksudkan untuk meminta data dan informasi terkait dengan pelaksanaan kajian.
- Form 1 berisi permintaan pelengkapan dokumen pendukung, seperti :
1. TOR dan RAB
2. SK Tim Kajian
3. Laporan
4. Data Pendukung lain
- Form 2 berisi permintaan pelengkapan data ringkas kajian, seperti :
1. Judul serta status kajian (baru atau lanjutan)
2. Nama UKE Pelaksana
3. Biaya studi dan pelaksanaan studi
4. SDM yang terlibat dan lama pelaksanaan
5. Manfaat dan rencana tindak lanjut
6. Rencana tindak lanjut Implementasi
3) Penyampaian informasi audit dan permintaan data/ informasi
Penyampaian informasi audit yang dimaksud adalah surat pemberitahuan mengenai pelaksanaan audit kajian dan permintaan dokumen pendukung pelaksanaan post audit kepada UKE II pelaksana kajian dengan melampirkan :
a. Lampiran 1 : kriteria audit kajian untuk obrik
b. Lampiran 2 : Form 1, yaitu form matriks dokumen pendukung
c. Lampiran 3 : Form 2, yaitu form data ringkas kajian
4) Obrik menerima Form 1 dan Form 2
5) Penyampaian Form 1 dan Form 2
Setelah diisi, Obrik akan kembali menyampaikan Form 1 dan Form 2 disertai dengan data dan dokumen yang diminta
6) Pengumpulan dan dokumentasi laporan, data pendukung, dan form isian
Setelah mengirimkan Form 1 dan Form 2 kepada Obrik, maka segala laporan pelaksanaan kegiatan kajian TOR, RAB, SK Tim, data pendukung lainnya dan form isian dari Obrik akan segera dikumpulkan dan didokumentasikan.
7) Reviu kelengkapan laporan, data pendukung, dan form isian dari form 1 dan form 2
Mereviu kelengkapan laporan dan data pendukung sesuai dengan isi Form 1 dan data ringkas kegiatan kajian sebagaimana yang dimaksud dalam Form 2. 
2. Penetapan Sasaran Audit
Kegiatan penetapan sasaran audit meliputi :
1) Pemeriksaan kelengkapan data Obrik
2) Apabila ada ketidaklengkapan data, IBKK akan menyampaikan permintaan kelengkapan data pada Obrik
3) Obrik menerima informasi ketidak lengkapan data
4) Obrik menyampaikan ketidaklengkapan data
5) Bila data tetap tidak terlengkapi, IBKK akan mengidentifikasi kesenjangan data sebagai masalah audit
6) Menetapkan masalah audit sebagai dasar penentuan Obrik sasaran audit
7) Menetapan kriteria audit meliputi kriteria-kriteria dalam lingkup input, proses, output dan outcome.

3. Penyusunan Program Kerja Audit  
Pada tahapan ini, IBKK akan melakukan kegiatan sebagai berikut:
1) Menetapkan lingkup kerja audit
2) Menetapkan metode audit
Metode audit yang dimaksud adalah metode yang akan digunakan dalam proses:
�� penilaian pendahuluan;
�� presentasi hasil kajian;
�� penilaian hasil kajian oleh pembahas.
3) Menyiapkan kertas kerja audit dan lembar penilaian pembahas
Kertas kerja audit terdiri dari matriks kertas kerja I dan II. Matriks kertas kerja I yang merupakan penilaian terhadap kinerja input dan output, sedangkan matriks kertas kerja II terdiri dari penilaian terhadap proses dan outcomes. Lembar penilaian yang dimaksud adalah lembar penilaian untuk pembahas tetap dan pembahas tamu berisi :
�� Jenis output
�� Penilaian kesesuaian output dengan tupoksi
�� Penilaian kualitas metodologi yang digunakan
�� Penilaian kualitas rekomendasi
�� Penilaian manfaat hasil kajian
�� Penilaian rencana tindak lanjut kajian
4) Menyiapkan dan menetapkan jadwal kerja audit
Jadwal kerja audit yang disiapkan dan ditetapkan terdiri dari :
1) jadwal presentasi Obrik; dan
2) jadwal pembahas
5) Menyampaikan jadwal kepada Obrik dan Pembahas
Untuk mengkonfirmasi kesanggupan jadwal baik dari Obrik maupun Pembahas, IBKK akan menyampaikan jadwal presentasi kajian untuk Obrik, sedangkan disampaikan jadwal presentasi kajian topik kajian dan laporan akhir kajian untuk Pembahas.
6) Obrik dan Pembahas menerima jadwal presentasi
7) IBKK menerima konfirmasi kesanggupan jadwal dari Obrik dan Pembahas
8) Reviu dan menyampaikan jadwal dan konfirmasi jadwal final kepada Obrik dan Pembahas
9) Obrik dan Pembahasa menerima jadwal presentasi yang sudah final 
4. Pengukuran Kinerja Aktual
Inti dari pelaksanaan audit kinerja merupakan kegiatan pengukuran kinerja aktual dengan membandingkan sasaran kinerja dan capaiannya sasaran kinerjanya. Pada tahapan ini kegiatan IBKK meliputi :
a. melakukan audit terhadap hasil kajian Obrik berdasarkan hasil penilaian pendahuluan dan Lembar Kerja Audit sesuai dengan kriteria indikator audit kinerja input, proses, output, dan outcome, di atas lembar penilaian pembahas.
b. Menerima hasil penilaian dari pembahas
Bersamaan dengan itu, Pembahas pun akan melakukan penilaian pula terhadap hasil kajian Obrik berdasarkan hasil penilaian pendahuluan dan Lembar Kerja Audit sesuai dengan kriteria indikator audit kinerja input, proses, output, dan outcome dan menyampaikan hasil penilaiannya kepada IBKK.
Pada tahapan ini, Obrik akan diberikan kesempatan untuk menyajikan presentasi kajian dan mempertanggungjawabkan hasilnya dalam suatu forum presentasi.

5. Identifikasi Peluang Perbaikan
Identifikasi peluang perbaikan merupakan kegiatan menetapkan penyebab, tindakan perbaikan, menentukan alternatif solusi dan membuat rekomendasi pada saat ditemukannya kesenjangan kinerja berdasarkan hasil pengukuran kinerja aktual. Dengan demikian pada tahapan ini, kegiatan IBKK meliputi:
1) Melakukan analisa total/skor polling, mengukur kesenjangan kinerja
2) Menyusun alternatif solusi untuk meminimalkan kesenjangan kinerja
3) Menyusun laporan sementara
4) Menyampaikan laporan sementara yang berisi temuan dan alternatif solusi kepada Obrik untuk diklarifikasi
5) Menerima hasil klarifikasi dari Obrik berupa tanggapan secara tertulis
6) Menyusun Laporan Hasil Audit Kajian setelah menerima klarifikasi dari Obrik
7) Menyampaikan laporan hasil audit kepada
1) Obrik
2) Inspektur Utama
3) Biro RenOrtala
4) Biro SDM
5) Sekretaris Menteri/Sekretaris Utama Bappenas (apabila dibutuhkan)

Sunday, April 18, 2010

Billing Warnet


SYSTEM BILLING WARNET JAVANET


Apa itu Billing ??
Billing Warnet atau Billing Internet  Cafe adalah program aplikasi untuk melakukan kontrol dan perhitungan pemakaian di tiap-tiap PC. Masing masing PC tersebung terhubung di salah satu Server yang dikendalikan oleh Billing Server.
Kelebihan billing warnet Indobilling adalah konektivitas dengan Router Os Mikrotik. Meskipun masih dalam proses pengembangan namun dengan fitur ini pemakai billing bisa melakukan kontrol lebih dari sekedar kontrol Akses PC, namun bisa melakukan kontrol:
·         Boleh dan tidaknya Akses Internet dari client, sehingga meski hacker bisa membuka billing tapi dia tidak bisa melakukan akses Internet.
* Bisa melakukan block pada situs-situs tertentu dengan teknik Firewall di Mikrotik.
* Bisa melakukan block pada port tertentu misalnya port untuk YM, Download, Ftp, Port Toren, Dll
* Bisa melakukan Pergantian Gateway, dengan demikian dimungkinkan jika ingin akses Internet maka dibuka gateway untuk Akses, dan jika dia memakai paket Game, maka dia hanya bisa akses lokal (IIX).
* Bisa memonitor dan mengatur pemakaian Bandwidth (Bandwidth Limiter).
Dan banyak fitur tambahan lainnya.

Tujuan memakai billing pada usaha warnet  :
untuk mempermudah dalam mencatat dan menghitung tarif pemakaian komputer dengan sistem prabayar maupun pascabayar yaitu prepaid dan postpaid pada usaha warnet, game online maupun offline.
Fungsi :
Selain berfungsi untuk mencatat transaksi pemakaian akses komputer maupun internet juga berfungsi sebagai sistem keamanan komputer, memblokir aplikasi di client yang di inginkan dan juga sebagai media iklan atau promosi di warnet anda karena background komputer client bisa di ganti-ganti secara berurutan dimana gambar background tersebut bisa di design sedimikian rupa sesuai yang anda inginkan.
Batasan Masalah :
Pembahasan ini hanya berdasarkan data yang di dapat dari pemilik usaha JavaNet (warnet yang berada di jakasampurna bekasi barat) dengan menggunakan aplikasi indobilling.
 
Software yang digunakan :
·         IndoBilling
·         Windows Xp
Hardware yang di gunakan :
·        12 buah monitor Samsung
·        12 buah CPU simbadda
·        Harddisk 1Gb
·        Keyboard
·        Mouse
·        Speaker
·        Earphone
·        Webcam

Kebutuhan :

Kebutuhan pemakaian billing dalam usaha ini sangat penting , di samping mempermudah antara server dan client penggunaan billing juga bisa mencegah penipuan karena terdapat waktu dan biaya / tiap menit nya secara spesifik sesuai keinginan pemilik usaha tersebut.

Warnet JAVA NET.

Warnet JavaNet ini berdiri sejak tahun 2003. awal berdirinya warnet tersebut belum menggunakan billing, hanya penghitungan manual bahwa 15menit = Rp 1.000,- namun semakin berjalannya waktu dan pelanggan semakin meningkat maka di perlukan aplikasi untuk penghitungan setiap PC yang di gunakan . dari sekian banyak tawaran dan masukan para pemilik usaha warnet akhirnya Java net memilih untuk menggunakan software IndoBilling.  Warnet ini menggunakan koneksi internet dari Telkom speedy.

Untuk lebih jelas tentang software indo billing silakhan klik : INDOBILLING

Untung rugi :
Dari data yang di dapat pemilik enggan untuk menyebutkan berapa untung rugi dari pendapatan setiap bulannya.

SISTEM PAYPAL


Apa itu Paypal, cara membuat paypal dan cara paypal verified

PayPal adalah jasa penengah atau biasa disebut dengan istilah “broker” paling populer di dunia saat ini untuk transaksi online. Paypal dapat di gunakan dalam berbagai transaksi seperti untuk bisnis online, jual beli barang, membeli software, menerima pembayaran dari pihak lain secara online. Paypal jauh lebih cepat dari pada cek atau money order. Lebih dari 99 juta pengguna internet lebih memilih PayPal untuk mengirim dan menerima uang. PayPal telah mendapatkan kepercayaan dan kenyamanan untuk transfer uang online, hampir 95% pembayaran eBay menggunakan PayPal. eBay sendiri menggunakan PayPal sebagai perantara pembayaran lelang online mereka.

PayPal telah menjadi alat pembayaran terbesar di dunia dengan lebih dari 153 juta account. PayPal dapat digunakan di 190 negara dan 17 mata uang yang berbeda di seluruh dunia. PayPal juga mendukung e-commerce global yang memungkinkan transaksi dengan lokasi, mata uang, dan bahasa yang berbeda di seluruh dunia.

Bagaimana cara kerja PayPal ?
Sebagai broker dalam transaksi online, PayPal mempermudah seseorang dalam melakukan pengiriman uang hanya dengan “email penerima”. Pihak lain tidak dapat melihat informasi kartu kredit atau account bank. Hal ini menjadi kelebihan PayPal dalam menjaga keamanan data pribadi penggunanya.

Bagi Anda yang gemar mengumpulkan receh di internet, maka Paypal adalah suatu kewajiban bagi Anda.

Berikut adalah langkah-langkah membuat acount Paypall : 

1. kunjungi Paypal.com, lalu Klik Sign Up. Anda tidak perlu memiliki kartu kredit untuk membuatnya, silahkan ikuti petunjuk berwarna merah pada gambar di bawah ini :
     
    2. Setelah klik daftar  kemudian ikuti langkah berikut :
    Pilih di antara 3 tipe: Pribadi, Primer, atau Bisnis. Misalnya Pribadi.

    3. Kemudian klik Memulai, akan nampak tampilan : 
    Isi data/formulir tersebut secara lengkap dan benar. Nomor telp rumah atau kantor, bukan HP. Nama tengah tak perlu diisi kalau tidak punya. Hilangkan checklist di bagian Credit Card bagi yang tidak menggunakannya.  
     















    Kemudian klik Setuju dan Buat Rekening, akan tampak tampilan: 









     




    4. Bagi yang tdk menggunakan Credit Card, tak perlu klik “Lanjutkan”, langsung klik Masuk ke Rekening.  
    Untuk menyimpan Kode Konfirmasi, buka alamat email yang tadi Anda daftarkan. Cek di inboxnya, klik judul “Selamat Datang di PayPal”. Simpan Kode konfirmasi Anda. Kemudian klik Login ke rekening PayPal Anda, ada di bagian bawah Kode Konfirmasi.  Untuk Login, gunakan alamat email Anda dan Password yang Anda daftarkan ke PayPal). (Selesai) Sekarang Anda telah memiliki Rekening di PayPal.
















    Verivikasi email telah berhasil